instagram

Pages

Wednesday, January 25, 2012

Jakarta Week 1 : Sahabat dan Adik

Dua sosok yang ada dalam level terendah di kehidupanku adalah keluarga, sahabat, dan adikku tercinta. Sahabatku yang satu ini, sangatlah spesial. Kami sudah saling mengenal selama 20 tahun. Kami dekat karena orang tua kami dekat (kami terpaksa mengenal satu sama lain). Permusuhan pun pernah kami jalani. Sampai akhirnya kami memang harus duduk sebangku dimasa SMA dan kami pun semakin dekat lalu bersahabat erat.

Eratnya persahabatan kami itu unik, selera kami sama *kecuali selera pria* dan kami sering tidak sengaja membeli barang yang serupa tapi tak sama, tas, baju, sandal, sabuk, dll. Bahkan sering terjadi ketika dia melihat sepatuku dan komentar "hampir aja kemarin beli ini" begitu juga aku sebaliknya. Bahkan pernah dia mengeluh sudah mengincar sabuk yang bagus, tapi hanya tersisa 1 buah dan itupun terbeli orang. Ternyata, pembeli itu adalah aku. Mungkin kami memang sehati, tapi ini keunikan kami... bahkan gigi kami berlubang di tempat yang sama dan tidak sengaja membeli baju tidur yang sama *mulai lebay dan jijik*

Lucunya lagi, ketika aku bertugas di Jakarta, kami tinggal berdekatan, sama seperti ketika kami di Jogja. Jarak tempat tinggal kami benar - benar dekat. Lalu aku, sahabatku, dan adikku memutuskan untuk menghabiskan akhir minggu bersama ....

I love you guys, I love my weekend, even about the Tugu Tani experience! screw the girl who hit those people.

Japanese Dining at KiraKira Ginza

Ragusa!!!! Hooosssaaahhh

Vintage Cafe Batavia

Feels like in Japan - KiraKira Ginza

At Cathedral I'm so grateful

Saturday, January 21, 2012

Ask me about PR : Klienku Mencintaiku

Mbak, aku dikejar - kejar klien ni. Sampai suka ngajakin ketemuan pas weekend, mau datengin ke kost, dan ngajakin kencan. Gimana cara nolak baik - baik?


Ini based on experience answer yak! Resikonya memang begitu ... disatu sisi, disyukuri aja .. Alhamdulillah Sesuatuukkk banget ada yang naksir lho ya! di saat banyak orang desperate nyari jodoh hihihihihih....

Harus dibedakan ketika hanya akan sebatas profesional atau berlanjut ke skandal yang tak terelakkan *lho kok curcol. Cara menjawabnya cukup beragam dengan penolakan halus dan pereeesss yang maksimal. Semisal, "Ketemuannya jam kerja aja ya, my weekend is for my family and loved ones .. maap ya maap ya" ata misal mau datengin ke kost atau tempat tinggal dan kamu ngerasa ga nyaman ya dijawab aja, "mending ketemuan entertain aja, ntar aku ajakin bos ku, mau ngomongin project yang itu kan?! *nada datar sok profesional*, atau pasang PP BBM, PP Facebook dengan berbagai jelmaan kekasih supaya nunjukin you have life beyond their acknowledgement. Ada kalanya mereka sadar sendiri dan akan menghormati profesionalisme kerja kamu kok. Percaya deh *wink*.


Ask me about PR : Aku dan Brand

Beberapa kali ada beberpa PR dan anak Marcomm muda yang menanyakan seputar problematika mereka. Meski aku belum terlalu dibilang senior, tapi aku berusaha semampuku membantu mereka. Semoga, bahasan - bahasan disini, juga bisa membantu semuanya yang ingin terjun di dunia Public Relations atau Marketing Communications yang katanya "the most wanted JOB".


Mbak, apa bener kalo jadi PR kemana - mana harus bawa brand? kalo aku punya online shop dan aku bekerja di institusi sebagai PR, berarti aku harus memilih salah satu?

BETUL!!! Beda ya kalo kita flash back jaman SMA atau kuliah, tiap kenal sama orang itu purely friends. Tapi keti ka kamu jadi PR, orang - orang yang kamu kenal di kemudian hari adalah 80% pekerjaan dan 20 % nya kalo ternyata cocok, baru bisa jadi teman. Jadi, mereka pun akan mengenal kamu dengan First Nam (your name) dan Last name (your brand). Contoh : My name is Stella and I work as a PR at "T" Hotel, jadi mereka akan mengingatku sebagai Stella "T" Hotel.

Jadi memang kurang profesional kalau kau membawa dirimu dengan perusahaan tapi kamu sembari menjual produk - produk online shop kamu. Perusahaan kamu harusnya menegur kamu soal ini.

Thursday, January 19, 2012

Weekend Notes : Belated Bday Blast and pre-Sincia Party

Om William Wongso lagi masak

Makan Babi terenak didunia, katanya ga boleh dikunyah


Look at the cute couple in the corner!

Candid yang maksimal

Tampak bawah

Tampak Atas

Aku dan Mereka, Kami .... Arisan 3 :)

Candid maksimal (lagi)

The Owner of Sasanti and Grand Aston Yogyakarta

Pembaptisan *sigh*