instagram

Pages

Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

Monday, February 23, 2015

Paman Ngemal  Bibi Ngemil

Seperti layaknya fase hidup, ada suatu momen dimana kita mulai pindah dari tempat bujang kita kemudian menyatu bersama pasangan dalam bahtera rumah tangga baru *halah … Nah, berawal dari ide ini dan bagaimana bahagianya saya menemukan pasangan hidup yang mendukung hobi traveling, eating, sharing, and cooking kami kemudian mulai mendokumentasi perjalanan kami dari cerita - cerita tersebut. Karena suka bilang, "ayo ngemil!" tanpa kenal waktu dan selalu punya stok camilan di keranjang piknik kami, maka jadilah dia Paman Ngemal dan aku Bibi Ngemil ….. lalu kami sebut seluruh dokumentasi perjalanan dan hobi kami NgemalNgemil.

Senang rasanya ketika mulai memberi referensi perjalanan, makanan, resep masakan, sharing hidup, dan beberapa tulisan inspiratif lainnya, kami mendapat tanggapan positif dari teman - teman semua. Mulai dari yang kemudian mencurahkan isi hatinya, mencoba resep masakan, mendapatkan ide kencan dengan kecengan baru nya, mencoba kuliner ini itu, dan mulai memberi semangat kami untuk terus berbagi. Harapan kami, Paman Ngemal dan Bibi Ngemil, adalah … kami ingin wadah www.ngemalngemil.wordpress.com ini menjadi tujuan teman - teman semua untuk memberi referensi rasa, cinta, dan rock n roll :)

Let's move to our new house




Monday, May 12, 2014

Frozen in Dozen

Dari dulu aku sering lihat beberapa profil instagram dimana anak - anak kreatif bisa menjual ini itu dengan foto - foto apik hasil kerajinan mereka yang laris manis diminati orang. Berharap mengikuti bazaar, punya blog keren, bisa jualan ini itu, dan bisa kenal dengan mereka merupakan salah satu keinginan kecilku seperti "seru ya bisa kenal dengan orang - orang ini!" Mulailah aku berkenalan dengan temanku ini yang awalnya dia beli Stellashomemade tapi kemudian kami ngobrol banyak, saling memberi ide, saran dan kritik. Suatu ketika dia menunjukkan gambar rumah yang keren banget dan bilang "Mbak, mau nggak ikut ngerjain acara ulang tahun anak umur 6 tahun ini temanya Frozen?" Meski belum tau Frozen itu apa dengan sigap kujawab "YA!" tanpa ragu - ragu ….
Kendra's Play House

Kendra's Castle


Akhirnya kami bertemu dan banyak anak - anak kreatif yang tergabung dalam tim hore ini, mereka menyebutnya Partner in Crime Creative Projects. Tergabunglah aku bersama anak - anak ini yang kalau ditotal sepertinya ada 12 anak. Mereka anak kreatif yang juga punya online shop , penggemar blog, dan juga suka ikut bazaar. Terkabullah sudah mimpiku untuk mengenal mereka - mereka ini. Setelah konsep ditentukan berjalanlah kami dengan budget yang lumayan besar untuk merealisasikan mimpi Frozen yang ternyata ini adalah judul kartun yang mana sampai sekarang aku juga belum nonton karena kurang suka kartun. Hanya suamiku saja yang menontonnya dan menceritakan kisahnya.
some party favor


Dessert table

milkymilk

kids corner

parents table
Dibalik nuansa aqua, kartun, dan properti ulang tahun yang seru kami menghadapi berbagai kendala koordinasi karena ini event perdana kami. Kami masih berantakan sekali mengorganisir tim dengan checklist, timeline, dan rundown yang lumayan ribet. Tapi jangan ditanya soal konsep, karena imajinasi kami tidak perlu ditanyakan lagi.

Akhirnya, tiba hari H dimana keceriaan Frozen mulai muncul dengan lagu - lagu yang mulai diputar, meja yang mulai ditata dengan nyaman, suasana dessert bar yang apik dikemas, photobooth  yang sudah bikin kami tidak sabar untuk foto bersama disitu, lalu keceriaan anak - anak bernyanyi dan bermain balon cukup hebat membayar segala lelah dan kecemasan kami sejak 3 minggu yang lalu.

cake pop!

cupcake tier!

what a couple!

silly couple

the PIC and Kendra



Monday, November 4, 2013

hijau + stress + kebahagiaan

Waktu SMA dulu, selalunya merayu ibu untuk membelikan alat tulis harus merk Barunson yang kala itu harganya Rp. 5000,-  satu buku. Padahal kalau merk Kiky aja Rp. 5000 itu sudah dapat 10 buku. Rasanya bingung cari strategi apa supaya ibuku merelakan anaknya meningkatkan harga diri dengan brand buku Barunson yang konon gambarnya selalu lucu dan lembar satu dan yang lainnya itu gambarnya beda. Kertasnyapun halus dan kadang ada yang wangi. Pokoknya harus Barunson! Lalu aku pergi ke toko buku itu dan mulai mencari - cari pilihan meski proposal dana belum disetujui. Ada satu buku tulis Barunson yang ketika kubuka ada halaman full warna hijau dengan keterangan "starring at green space reduce stress" …. akhirnya aku beli buku itu dengan seluruh uang saku dan rela pulang jalan kaki. Kutunjukkan pada ibu betapa bergunanya buku Barunson karena bisa menghilangkan stress. BERHASIL!

Sepenggal memori itu yang membawaku berjalan sejenak mencari cara untuk menyembuhkan stress dari kondisi yang ada. Kebetulan aku tinggal di desa ini, dimana tidak mungkin ketika stress aku lari ke coffee shop atau minggat ke rumah teman…. jauhhhhh sekali! Memanfaatkan apa yang ada … begini caraku menghilangkan stress dan tentunya dengan nuansa hijau …







Happiness is a journey not a destination
- anonymous-

Friday, October 5, 2012

VIP gift of MAROON 5

Selalu menganggap hal baik yang terjadi adalah hal terindah dari yang diatas merupakan salah satu caraku untuk beribadah. Kalau kata orang lebih susah bersyukur daripada mengeluh kepadaNya, syukurlah sebagai manusia, keluhan dan rasa syukurku masih lumayan berimbang tapi berbanding terbalik juga dengan kebandelanku *eh.

Keberangkatan ke Jakarta untuk tugas kantor kemarin itu diawali berbagai kesialan sebenernya. Dari berangkat ke airport kesiangan, dikatain bapak taksi "terserah" dengan ketusnya, jari berdarah kepentok ujung kursi yang runcing, kemudian disyukuri dengan dijemput sopir Bapak Besar, naik mobil beliau yang mewah itu ... *langsung salto dimobil*

dilanjutkan dengan sakit perut yg mendera dari kupikir keracunan sebuah kopi mahal yang basi, kemudian diagnosa maag, dan lalu ternyata hanya kram perut karena mau mens. Belum lengkap rasanya tanpa nangis (ini sentimental kayaknya karena mau mens) karena merasa bego ngirim Broadcast Message BM hoax soal betapa lambatnya RIM BBM yang membuatku di bully banyak teman. Kata mereka aku mendadak jadi bodoh karena biasanya aku tidak pernah BM.

Rasa syukur dimulai ketika pada salah satu meeting, tamunya gantengnya kayak Super Junior dan bikin deg2an... Sampai - sampai staff kantor berkali2 masuk ruangan meeting cari alasan bodoh hanya untuk melihat kegantengan itu. Just info, si ganteng ini ternyata pendek hihihihi....

The great part adalah menerima BBM si ibu owner "stella, when will you back to Jogja? Do you like maroon 5? I have 2 tickets for you because I don't feel attending"

HOWAAAAWATTTTTTTT!!!!!!!!!!!!

Dan malam itu bertemu si sexy Adam Levine dengan suara stabilnya, foreplay yang lama dan asyik, performance ya yang ajaib, dan tingkahnya mencoba gangnam style adalah show hebaaaattttttt!!!!!! Oh ya! The bonus part adalah ketika melihat seat VIP kami sambil melirik beberapa artis di kanan dan kiri ...... Oh God! Should I salto this time to express my appreciation?!?!?




Tuesday, July 3, 2012

Arung Jeram







Tips and Trick :

- Choose afternoon trip to avoid sunburn
- Do not bring camera even if it is waterproof (we lost that)
- If you need to pee, just jump yourself into the river
- Rafting is the best cure for stress people (pointing at myself)
- Rafting on any months ended with "er" are much challenging (September, October, November, December)
- Enjoy the trip, don't feel in a rush, feel free to fall ... :)

Sunday, February 5, 2012

Suatu Sore Bersama Pongki Barata

Menjadi Kita

Kalau samudera yang luaspun, akhirnya bermuara,
Hatiku juga demikian
Jika matahari yang tinggipun, mau mengalah pada senja,
Aku juga demikian
Bintang jatuh bukan ukuran, Sebuah cinta bisa diwujudkan
Karena tanpa dia jatuhpun, kita tetap berperlukan
Kemanapun arah berjalan,
Percayalah pada Sang Tujuan yang tuntun kita berpasangan
Terima kasih membuatkanku kopi pagi hari
Terima kasih membuatkanku teh hangat teman senja
Tapi yang terpenting ... 
Terima kasih sudah mengubah "aku" menjadi "kita"

- Pongki Barata -

Demikian tulis Mas Pongki untuk sebagai puisi kecil pada undangan perkawinan temanku. Kalau belum tau siapa Mas Pongki sebenernya kebangetan, atau boleh dibilang mungkin sudah uzur jadi jaman Jiskutik dan Dance Company sepertinya sudah tidak masuk lagi. Yak, Mas Pongki ini pentolan Jikustik yang sekarang aktif di band barunya The Dance Company, bersama Nugie, Baim, Aryo, dan Mas Pongki sendiri. Sore itu aku dan temanku bermain ke rumahnya. Kebetulan Mas Pongki ini kakak angkatan kuliahku, meski ketika aku masuk, dia lulus. (jadi tidak ada alasan untuk aku mengenalnya).

Mengenal sosok Mas Pongki sangatlah sederhana dan positif. Bicara ngalor ngidul berjam - jam dan ketawa ketiwi, kamipun mulai membaur karena dunia kami hampir sama. Sosialitas, kepenatan negara, pencitraan, karya dan entertainment. Kebetulan istri Mas Pongki, Sophie Novita adalah duta besar suatu produk di perusahaan tempat aku bekerja.

Awal pembicaraan kami adalah ketika kami berkomentar, "Mas Pongki kurusan dan tirus banget!" karena pertanyaan itu, berceritalah dia akan hidup sehat dan membiarkan kami menilai. Dia juga menegaskan " Stella, kalo lo tersinggung, marah, dan berubah, gw malah seneng banget, tapi ini keyakinan gw... gw juga ngga maksain ini buat lo" hehehehe ... baiklaaaa *sambil ngunyah bolu meranti pemberiannya*. Jadi Mas Pong ini orang yang tidak percaya obat dan beberapa waktu lalu test kolesterolnya tinggi. Karena dia tidak suka mengkonsumsi obat, maka dia memilih mengatur pola makannya. Disitulah dia mulai menghindari gorengan dan memperbanyak makan sayur serta tidak makan nasi. 


Ada sebuah pembelajaran dari Mas Pongki soal hubungan tubuh dan manusia. Dimana sebenernya manusia itu sudah diciptakan sedemikian rupa dimana sebelum ada teknologi untuk mengolah makanan, sayuran dan buah - buahan adalah konsumsi utama manusia. Dari bentuk taring gigi kita, bukanlah gigi pengoyak daging dan pencernaan kita juga tidak cepat memproses daging. Hmmm... disini aku agak kebingungan menjelaskan soal pola pikir kesehatan ini. Intinya, sebaiknya kita mengkonsumsi makanan yang bisa dikonsumsi dan diproses oleh tubuh kita dengan baik, niscaya tubuh kita sehat. Satu contoh kasus, nasi itu sebenernya adalah makanan burung (ketika kita memisalkan belum menemukan alat pengolah biji padi menjadi nasi) karena pada dasarnya, tubuh kita sulit memproses nasi. Haizzz... tambah pusing lagi aku menjelaskannya! Yang jelas Mas Pongki turun 10 kilo sejak dia merubah pola makannya selama 6 bulan dan badannya menjadi lebih sehat. Maka dia menyarankan aku dan temanku untuk hidup lebih sehat. 

Sesekali Mas Pongki membantu dan berinteraksi dengan anaknya yang sedang mengerjakan PR. Kemudian pembicaraan kami mulai melang lang lang lang buana, dari mengenang masa lalu, hidup, keluarga, dan sampai pada kesibukan baru nya. Untuk kesibukan barunya, tidak bisa kutulis disini. Nanti tunggu saja sampai karya barunya keluar ya!


Pokoknya sore itu bagiku adalah penuh inspirasi. Selain aku selalu dikira calon istri temanku yang membagi - bagi undangan pernikahannya itu, aku belajar banyak mengenai sisi kehidupan lain. Kali ini adalah kehidupan dibalik layar dunia band, selebritas, dan entertainment. 


Terima kasih GPS, sudah membantu kami untuk menemukan rumah Mas Pongki, meski kesasar sampe 2 jam. Terima kasih untuk weekend ini dear, Someone. I'm happy for your wedding and apologise for I can not attend. Should you be in doubt, in fear, and in adapting yourself into new life, believe me ... Once you can change challenge into excitement. You will dare to walk and move on. Just go, don't turn back... and promise me an eternal relationship with your wife for I'm sick of things like separation.





Tuesday, January 31, 2012

Sudut Tua

Sebenernya tulisan kali ini isinya emosi sumpah serapah dan kecaman untuk seseorang sales yang janjian tapi ternyata membuat janji meeting lain dan membuatku menunggu 1 jam. Tapi, bukan aku kalau tidak mengambil sisi "Bright Sparks" kalo menurut kosa kata ku akan segala kejadian yang menimpaku.

Ternyata, tempat kami janjian itu adalah hotel baru di daerah Mampang dan ngga nyangka kalau ada sentuhan American Classic didalamnya. Sebagai penyuka vintage yang ngga abal - abal. Aku jatuh cinta sama kabinet ini :

Sebenernya aku lagi homesick, tapi ngga cocok juga disebut homesick, kan aku ngga punya rumah. Mo dibilang hometown sick, Yogyakarta is not really my hometown. Yang jelas aku kangen Jogja, tapi apa ya yang dikangenin, pacar ngga punya, temen masih bisa kejangkau BBM, telpon, dan twitter. Malah kalau di Jakarta aku bisa ketemu adekku tercinta setiap saat.

Setelah bertapa disamping kolam renang beberapa malam, ternyata aku memang merindukan sesuatu. Aku merindukan sebuah rasa yang orang sebut dengan istirahat. Dipikiranku sudah terpatri, kos ku di Jogja adalah tempat tinggalku, semua barang - barangku disitu. Sudut-sudut itu sudah aku kenali dan menjadi tempatku berpulang. Meski kos - kosan ku di Jakarta dibilang mewah, masuk TV, ada kolam renang, dan wifi, tapi memang betul... I need a place that I call home ...

Wednesday, January 25, 2012

Jakarta Week 1 : Sahabat dan Adik

Dua sosok yang ada dalam level terendah di kehidupanku adalah keluarga, sahabat, dan adikku tercinta. Sahabatku yang satu ini, sangatlah spesial. Kami sudah saling mengenal selama 20 tahun. Kami dekat karena orang tua kami dekat (kami terpaksa mengenal satu sama lain). Permusuhan pun pernah kami jalani. Sampai akhirnya kami memang harus duduk sebangku dimasa SMA dan kami pun semakin dekat lalu bersahabat erat.

Eratnya persahabatan kami itu unik, selera kami sama *kecuali selera pria* dan kami sering tidak sengaja membeli barang yang serupa tapi tak sama, tas, baju, sandal, sabuk, dll. Bahkan sering terjadi ketika dia melihat sepatuku dan komentar "hampir aja kemarin beli ini" begitu juga aku sebaliknya. Bahkan pernah dia mengeluh sudah mengincar sabuk yang bagus, tapi hanya tersisa 1 buah dan itupun terbeli orang. Ternyata, pembeli itu adalah aku. Mungkin kami memang sehati, tapi ini keunikan kami... bahkan gigi kami berlubang di tempat yang sama dan tidak sengaja membeli baju tidur yang sama *mulai lebay dan jijik*

Lucunya lagi, ketika aku bertugas di Jakarta, kami tinggal berdekatan, sama seperti ketika kami di Jogja. Jarak tempat tinggal kami benar - benar dekat. Lalu aku, sahabatku, dan adikku memutuskan untuk menghabiskan akhir minggu bersama ....

I love you guys, I love my weekend, even about the Tugu Tani experience! screw the girl who hit those people.

Japanese Dining at KiraKira Ginza

Ragusa!!!! Hooosssaaahhh

Vintage Cafe Batavia

Feels like in Japan - KiraKira Ginza

At Cathedral I'm so grateful

Tuesday, January 10, 2012

Hak Cipta

Hari Senin yang berat, diawali dengan tidur yang kurang karena akhir pekan dipenuhi jadwal kencan dan bekerja. Semakin berat akan adanya beberapa kejadian hari ini yang membuatku belajar akan mahalnya sebuah ide dan rasa menghargai yang semakin pudar di kehidupan ini. Berada di dunia yang mana kreatifitas dan inovasi menjadi penyambung rejeki ku, hal ini ternyata tidak semudah mencontek pekerjaan teman disaat ujian nasional ketika SMA dulu.

Ide itu sama seperti jodoh, mahal banget harganya. Boleh kita minta tiap hari “Tuhan, kasih jodoh dong! Teman hidupku … my ever after loyal sex mate” tapi jawabannya entah kapan dan dimana. Bahkan mungkin terjadi jodoh yang sesuai harapan itu ga pernah datang *agak skeptis*. Tapi untukku, lebih mudah cari ide daripada cari suami heheheheh. Gimana nggak, mengingat aku seorang pengkhayal dengan imajinasi tinggi begini …. Boleh sombong dikit, ide itu bisa dateng di saat – saat tak terduga seperti ketika pup, mabuk, ngalamun, making love *eh, dan berbagai aktifitas tak terduga lainnya.

Itulah kenapa, ide itu mahal harganya dan terlebih lagi efek dari ide itu menjadikan peruntungan yang luar biasa dari segi bisnis dan pencitraan. Hari ini kegiatanku adalah; menemukan pengrajin tas asli dari desainer yang juga merangkap sebagai seniman sekaligus bertemu dengan penjiplak karya – karya tersebut. Setelah kedua barang itu dibandingkan, ternyata memang tidak mudah memasyarakatkan public untuk menghargai sebuah karya dan kualitas. *sambil ngelirik mbak – mbak dengan tas KW ……

Namun hari ini, setelah mendapat kasus di kantor yang berhubungan soal hak cipta dan publikasi *so sorry couldn’t tell the whole story* aku duduk dan memperhatikan merk – merk wardrobeku …. *eh salah …
Maksudku, aku merenungi akan sikapku yang mungkin selama ini sering menduplikasi, mengkopi, membajak, dan juga pernah merasakan sedihnya ketika ide murniku dicuri rekan lain. Jadi, pernah ngga berpikir betapa sakitnya ketika ide yang sangat berharga itu seketika hilang dan menjadi hak orang lain?

Oh iya, sekalian pamer kegiatan weekendku aaahhhh,……

Me and the Flame Away at Vanilla Sky

with the Ibu - Ibu

Thank's to Mr. Shezam :) 

Wednesday, January 4, 2012

Pacitan and Beaches

Pantai Srau


Hari terakhir di kantor, tiba - tiba skype dari Ibu (my boss) muncul .. "Jangan lupa liburan, you need it ... award yourself with blissful holiday and head to busier 2012 ... " kujawab "I will but still no plan to do ... " Singkat cerita, memikirkan pesan Ibu menjelang libur, aku, Yuni, dan Andi berpikir untuk menjelajah Pacitan. Meski beberapa orang menghina bahwa tidak ada yang menarik disana .... kami tetap kesana, karena banyak cerita mengatakan banyak pantai yang masih perawan dan surfer - surfer Australia beraksi disana.

Berikut yang kami temukan di Pacitan selain wanita - wanita dangdut di sebuah baliho berkata Belum ke Pacitan kalau belum ke Teleng Ria. Honestly speaking, Pantai Teleng Ria menarik juga sih, tapi yang kami cari adalah sebuah pantai dan privasi. :) jadi itu bukan tujuan utama kita :

The Horison I couldn't ignore


Sebuah Poci Pagi, Pecel Madiun, dan Nasi Lodo. Serta Tahu Bakso dan Otak - Otak Tuna.
Ini wisata kuliner yang harus disambangi di Pacitan, tapi sayang sekali, karena lapar yang tak tertahankan, sama sekali kami melupakan untuk mengambil gambar makanan - makanan itu. Tapi masih ada gambar Poci nya kok ... hihihihih... *oh iya, berhubung aku menderita Disorientation Syndrome alias ga tau arah .. tanya Mbah Google aja ya buat alamat dan rute GPS menuju ke tempat - tempat ini.

Pantai Srau dan Pantai Watu Karung
Dua pantai ini yang aku rekomendasikan untuk berlibur, memandang horison, dan mbribik bule surfer yang sedang beraksi ... eheheheheh ....


The Gate at Srau Beach

The view from Pxlromatic of Srau Beach

The stunning Watu Karung Beach

Pagi Poci
The Signage that made us laugh

ps: thanks to Yuni and Andi for the trip, for the understanding that I slept along the way and most of the time. Really appreciate the adventure, the playlist we had, and the moment of truth starring at the future....

Tuesday, November 15, 2011

More from the White House Warming

The Guy is one of them

source : http://www.dhinakara.blogspot.com/

November Rain

Keberhasilan dalam hidup ini bukan karena pemaksaan, melainkan karena mencintai dengan sesungguhnya.
- Samuel Mulia -

Weekend kali ini, aku beri judul November Rain. Selain karena musim hujan, sepertinya memang mendung dan hujan sudah dikonotasikan oleh kehidupan sebagai symbol kegalauan. Aku pikir weekend ini akan menarik awalnya, mengingat kantong kering karena keuangan acak adul sejak kunjungan ke J-town kemarin, tapi syukurlah ada kegiatan gratisan merasakan nikmatnya menginap di Ambarrukmo Palace Hotel, nonton Ngayogjazz, dan serta merta temen – temen berencana gokil menjodohkan aku dengan The Guy*!

Bale Kambang
Wokelah, mari kita mulai weekend ini …. Pengalaman di hotel … okelah! Tapi sebagai orang yang banyak bepergian dan mencoba berbagai fasilitas servis dan jasa, kali ini bukan pengalaman yang memukau sangat. Hanya satu yang membuatku tertegun, Bale Kambang. Bangunan bersejarah milik Hamengkubuwono ke 7 yang sebenarnya mirip dengan Taman Sari Water Castle. Bagaimana bangunan – bangunan ini dirawat dan dihormati, itulah yang membuatku terpana.

Selanjutnya, mulailah kejadian – kejadian yang mulai membuatku merasa ‘the stupidest weekend ever!’ sial #1 .. Gara – gara kebanyakan bercanda sama temen karena diejekin mulu soal perjodohan sinting itu. Alhasil aku terpeleset didepan lukisan relief persis di pintu masuk hotel *sigh … sikut lecet semua dan pinggang sakitnyaaaa ….
Right after fell down




Sial #2.. dalam keadaan lapar, kami mulai dinner di tempat X dan pelayanannya patut dilempari telur dan tomat busuk. Karena pelayannya sombong dan makanan baru datang 1 jam kemudian. Ditambah lagi ada rombongan orang tua yang lagi nostalgia bernyanyi – nyanyi sesuka hati dengan suara menggelegar pas – pas an sedikit lari dari nadanya yang memperburuk keadaan.

Sial #3.. adalah pergi ke Ngayogjazz dan salah parkir .. tempatnya jauhhhhh dan acaranya penuh sesak berkeringat aduhai alamak!!!! Tapi sutralah, paling tidak tebar pesona ketawa ketiwi cipika cipiki. Oiya, sedihnya kami kehilangan kontak dengan The Guy, jadi entah dia dimana kami dimana, alhasil kami tidak bertemu.

Sial #4.. adalah tukang parkir BLOON di Ngayogjazz itu hanya mikir parkirnya aja tanpa berpikir bagaimana mengeluarkan mobilnya. Bayangkan aku harus mengeluarkan Si Golda** dari tempat parkir yang sempit, kanan kiri selokan dan mepet banget. Tapi lucunya, setelah si Golda keluar… itu tukang – tukang parkir dengan polosnya tepuk tangan sambil bilang “mbak nya hebaaaatttt…. “ eeealaaahh! 

Keesokan paginya ditemani secangkir kopi panas, sarapan yang tidak enak, dan artikel Samuel Mulia, lumayan menyembuhkan piluku. Baiklah kita lanjutkan perjalanan hari ini …
Sial #5 waktu pulang ke kos, ditemani hujan, dan playlist yang salah …. Maroon 5 ‘Just a feeling’ alhasil ini air mata bercucuran tak tertahankan.

Sial #6 baru tidur sebentar karena kecapekan dan menanti sore harus kondangan. Itu tetangga sebelah kos kalo telpon –telponan suaranya kenceng banget!!! Mana dia ngga tau caranya nutup pintu pelan – pelan… hikssss…

Sial # 7 mendapati baju kondangan kusut!!!!!!!!

Sia l# 8 adalah mendapati pulang ke kos dengan kamar berantakan ………..

Tapi dari kisah – kisah kesialan diatas terkadang aku salut dengan diriku sendiri. Kemarin sempat mendapati orang – orang disekitarku begitu mudahnya untuk mengeluh dan menggerutu ketika segala sesuatu berjalan tidak sesuai keinginannya. Temanku, marah – marah dan memilih untuk ngambek hanya karena Taksi yang dia pesan tidak kunjung datang. Seorang rekanku lagi langsung pasang tampang menyebalkan ketika melihat penuh sesaknya Ngayogjazz tanpa berusaha untuk menikmati riuhnya acara tersebut. Aku, masih saja ketawa – ketiwi setelah terjatuh, senyum – senyum ketika peluh bercucuran ketika menerjang padatnya Ngayogjazz, menjadikan adegan mengeluarkan Golda dari tempat parkir seperti off road challenge, dan meski baju kondangan lecek tapi aku senang melihat diriku di kaca berwarna – warni seperti M&M …. Diakhir menutup haripun, aku masih tetap ceria mengabadikan kamarku yang berantakan dan mengajak Mommy bercanda melihat kacaunya kamarku.

*The Guy : seseorang yang lagi dijodoh - jodohin denganku
** Golda : my riding partner

Tuesday, November 8, 2011

J-town for the Wedding

Beberapa waktu yang lalu dapat undangan pernikahan anak-nya owner, Bapak Mario Hidayat. Pastinya yang mampir di otak adalah pikiran, “Gila!! Mo dandan kayak apa gw?”
Mengingat sebagai orang yang cukup ternama, relasi owner pastinya juga gila – gilaan, dan lagi semua orang sedang menantikan bisnis hotel terbarunya di Jogja, apalagi … PR hotelnya di Jogja itu aku …. *ngookkk .... Pantesan GM langsung bilang, “you should come, there’ll be lots of questions you should answer..

For me, menjawab pertanyaan secara diplomatis, mirip peress, dan nggambuss abis adalah bakat dari lahir. Yang jadi masalah adalah penampilang …. *sigh! I’m not that super fashionista lady …
Okelah, akhirnya gegap gempita belanja – belanji dan mendapatkan semua kebutuhan sosialita.

J-town, here I come …

Sengaja membuat jadwal flight lebih awal untuk sekedar hedon sejenak sama temen – temen dan adik di Kemang. Rasanya bener – bener melepas penat! Apalagi ketemu sahabat kecilku … “I miss her so much!” Ngga terasa kami main, makan, nongkrong, ketilang polisi, bengong, dan ngobrol sampai jam 3 pagi … Oh! How I love my weekend. Walaupun sedikit kecewa, karena rencananya mau nongkrong di Shy RoofTop Kemang, tapi karena ada pembunuhan yang terjadi dan menjelang hari Idul Adha… we finally end up hangout in sober! 100% sober!!!

Dalam kesempatan itu, ada sesuatu hal mengenai my little bro yang sempat menguras air  mataku. Bukan, bukan soal sedih… tapi aku sangat bangga dan sangat terharu. Betapa kami (aku dan adikku) sangat bisa berpikir positif dan tetap tegar menghadapi cobaan yang memang beberapa waktu ini sedang menguji keluarga kami.

Oke, akhirnya kamipun bersiap untuk menghadiri pernikahan itu. Hotel Mulia Senayan, menjadi venue nya dan pesta itu bisa dikatakan megaaaaaaaahhhhh nya minta ampun. Mulai hadir dari Bapak Jusuf Kalla yang lagi heboh sama Bapak (owner) buat ngurusin Komodo, Artis – artis Sido Muncul Pongki dan Istri, Baim dan Artika Sari Devi, Vega nya Tukul, Donny Kusuma, Roy Marten, dan kayaknya banyak lagi Cuma aku lupa nama – nama artisnya hehehehe… Boleh dibilang, pesta itu all perfect walaupun bukan seleraku. Untukku, aku lebih suka pesta yang bisa dinikmati dengan keluarga dan kerabat dekat saja jadi rasa syukur itu lebih terasa …. J

The wedding



Udah biasa, kalau ada sesuatu, pasti aku mengambil satu hal yang menarik dan pada pesta pernikahan itu, yang paling menarik adalah dekorasi entrance voyage, yang mana tanaman herbal seperti jahe, kunyit, dan lain sebagainya dipajang dalam kondisi tunasny sedang berkembang .. jadi terlihat seperti bunga - bunga yang tentunya unik. Maklum, when jamu looked innovative!
Me, Bro, and Shye

The Vintage Luggage I love !!!

The Souvenir

Keesokan harinya, tepat jam 5:00AM ada BBM masuk, dan bener  - bener bisa bikin mataku melotot kegirangan … karena Bapak (owner ) yang kirim pesan singkat, “ Stella, makasih ya udah dateng … hope you enjoy the party.. Thank you so much! “ …. Ahahahayyyy! Langsung dijawab, “your most welcome, Bapak! The party was great and fabulous…”

Perjalanan panjang juga disertai kekuatiran, karena Runway Lamp Bandara Adisutjipto mati sejak tanggal 6 - 7 November 2011. Tapi syukurlah, meski begitu, kami pulang dengan selamat :)

Monday, October 10, 2011

Sido Muncul .. a jamu a day makes my fat away!


Hore… hore… jalan – jalan lagi! Sebenernya yang harus ditanya adalah “are you really working or what?”
Hehehehe, kalo ini sih kunjungan ke induk semang ya, alias ke Sido Muncul, our ‘ head office ‘ literally!
Sudah banyak berita kalau owner kami yang mana juga owner Sido Muncul adalah sosok yang rendah hati, pekerja keras, tekun, dan cerdas.
Beruntunglah kami yang bisa dapat kesempatan untuk melihat pabrik sebesar 60 hektar di kota Ungaran – Jawa Tengah itu.

Untuk mengelilingi pabrik itu, memakan waktu 2 jam. Waktu PR Sido Muncul menyampaikan hal ini sebelum kami berkunjung, aku sudah siap gempor dan selalu bawa air mineral.
The coolest part is always the process of me burning fat! Hihihihihihi…..
Bukan Sido Muncul kalau ngga meninggalkan kesan berarti untuk aku. Pertama yang aku rasakan adalah betapa dermawan sekali Bapak Irwan ini.
Ada beberapa pekerjaan di pabrik ini, yang sebenernya bisa dikerjakan oleh mesin canggih mereka, tapi ada beberapa ibu – ibu yang tetap dipekerjakan karena memang untuk mensejahterakan warga sekitar.

Kedua, adalah berpikir cerdas dan jeli melihat peluang. Jangan mikir bahwa pabrik ini hanya membuat jamu saja. Lihat cabang bisnis mereka …
Tanaman herbal di panen dari tanah sendiri, dengan mempekerjakan petani sekitar, tentu saja harga bahan baku menjadi lebih murah.
Ampas herbal diolah kembali untuk menjadi pupuk, lalu dijual.
Limbahnya dihancurkan dengan suhu tinggi, dan suhu tersebut juga dimanfaatkan sebagai tungku pemasak jamu.
Karena packaging jamu beragam jenisnya, akhirnya dibuatlah offset internal untuk mencetak packaging dan media promosi, serta merta mereka juga menerima order dari luar.

Juga sudah sering terdengar bagaimana aksi social yang dilakukan Sido Muncul, mulai dari Mudik Massal, Dokter gratis, Operasi Katarak gratis, dan berbagai macam donasi lainnya.

Terakhir, dibelakang pabrik…. Ternyata mereka memiliki little zoo, dimana semua binatang disini sangat sehat, terawat, dan beranak pinak. Mulai dari Elang, Rusa, Buaya, Ular, Orang Utan, Macan, dan Sea Monster sebesar 2 meter yang dengan tenangnya berenenag di danau buatan.


at the office

at Mang Engking

Study Tour

Packaging

Mbah Marijan?!?!?!

*sigh* how could they did that in front  of us?!?!

Monkey and Monkeys

Lake Hut

Add caption