instagram

Pages

Showing posts with label PR. Show all posts
Showing posts with label PR. Show all posts

Tuesday, November 13, 2012

Non-camouflage Dream Worker

You may think I just play around and have fun at work, all you actually envy is that I'm a fun person making challenges as playground
-SA-


the bosses and me :) 
Kecret, Bapak Besar, Kocrot

Charlie's Angels

The Greeter

The chefs




Ada kalanya emosi harus memuncak, ketika ada yang meremehkan, berkabar buruk, dan berusaha menjatuhkan. Namun, mereka lupa bahwa aku belajar untuk menggapai mimpi, bukan hanya tidur dan bermimpi. Aku belajar untuk merealisasikan, bukan untuk berkhayal. Semakin mereka menjatuhkan aku, maka aku akan semakin kuat untuk bertahan. 

Keluarga besar pemilik properti tempat aku bekerja, mengajarkan aku juga untuk memotivasi diri dari orang - orang yang berusaha menjatuhkan. 


ps: untuk JackD cola yang sudah menemani lemburku, untuk trotoar yang aku tabrak, untuk khotbah - khotbah romo yang misanya aku hadiri, untuk yang memelukku dan berkata "e'thing will be OK", dan teruntuk Bapak Besar .... terima kasih atas dukungannya dan pembelajaran, serta kepercayaannya :) 


Thursday, July 26, 2012

Quote of the day : Aphrodisiac

Have your favorite Aphrodisiac when you start loosing your mood for you are only running out of serotonin 
- uncle B -

Tuesday, July 10, 2012

Reborn!

I thought to live was the hardest blessing
to continue life was the worst
to separate and lost were the agony
the future was the hopeless in despair

I was told that I'm the warrior of my own
I told myself that I need a hero
I was told that I can do anything I believe I could
I told myself that all are too much

Now, I know that I need to stop telling myself
but to do all that's good ahead

Thank you for all the blessing, wish, greet, presents, love, and the sweetest things :)

Morning Bouquet Surprise from Mom and Dad 

Sweets surprise from fellas at work
In this best moment, the best gift to my family is that my mom has just launched her first book entitled Tangan Tangan. A warm high-tea gathering was perfectly arranged at Kopitiam Oey where in this place my mom has grown up. Thank you all for all family and friends for always be around and being our loyal supporters!!

Om Agung Adiprasetya (CEO Kompas Gramedia)'s Speech

The book and us as family

The Talkshow

The candid over nervous lady preparing all those stuff! Break a leg!
Coverage - Tribun Jogja - July 11, 2012

"Tangan - Tangan" book written by Lilik Soekoer is now available in Gramedia Book Store and others :)

Tuesday, June 19, 2012

BeFloss!




Beberapa waktu yang lalu, aku dan temanku merasa sangat rendah diri dan putus asa akan apa yang kami lakukan setiap hari. Kata orang kebanyakan ini sindrom ‘bosan jadi pegawai’. Tapi kadang jadi pegawai itu juga rewel, katanya jenuh, patah arang karena tidak punya idealisme, diperbudak bak robot setiap harinya, tapi banyak juga yang memilih untuk menyerah karena takut untuk terjun ke dunia usaha.

Akhirnya aku dan temanku bertanya pada diri kita sendiri, siapkah kita membuat sesuatu dan menjualnya? Karena inti dari sebuah bisnis adalah menjual sesuatu dan membuat sesuatu itu terbeli. Caranya? Itu adalah strategi kita sendiri, bisa dari referensi orang atau kita inovasikan sendiri.

Kami muncul dengan satu produk milik relasi keluarga temanku, Abon Sapi. Rasanya enak! Untuk soal rasa, sebagai pecinta kuliner yang takut gemuk aku punya bakat disini, jadi kalau kemarin ketika mencicipi rasa Abon-nya tidak memiliki cita rasa daging sapi yang asli, gurih, dengan tekstur otot sapi yang renyah, saya juga enggan menjualnya.

Kami lalu mengusung brand dan tagline untuk membuatnya lebih menarik lagi, serta merta packagingnya juga yang bisa membuat orang melirik. Lalu, lahirlah produk kami yang lucu dan enak ini “BeFloss – Floss the most!”

Coba deh pesan ke kami, bisa follow kami di dunia twitterland @befloss , e-mail kami di mybefloss@gmail.com , atau add pin BB kami di 21c39564 harganya sangat kompetitif dengan yang lain, tapi rasa memang ngga pernah bohong, untuk rasa abon yang gurih, sedap, dan bergizi ini, I love how it’s worth! BeFloss tersedia dalam dua rasa Original dan Spicy... *kalau saya suka yang Spicy, aduh itu kalau dimakan pakai nasi putih panas.... hmmmm, jadi inget masa kecil :)

Ps: Terima kasih ya teman – teman yang sudah mendukung kami di acara bazaar Girang Sasanti pada minggu lalu, buat yang sudah follow kami di dunia twitterland, memuji packaging kami, heboh di instagram, dan memesan dari berbagai kota, we really appreciate it!






Saturday, January 21, 2012

Ask me about PR : Aku dan Brand

Beberapa kali ada beberpa PR dan anak Marcomm muda yang menanyakan seputar problematika mereka. Meski aku belum terlalu dibilang senior, tapi aku berusaha semampuku membantu mereka. Semoga, bahasan - bahasan disini, juga bisa membantu semuanya yang ingin terjun di dunia Public Relations atau Marketing Communications yang katanya "the most wanted JOB".


Mbak, apa bener kalo jadi PR kemana - mana harus bawa brand? kalo aku punya online shop dan aku bekerja di institusi sebagai PR, berarti aku harus memilih salah satu?

BETUL!!! Beda ya kalo kita flash back jaman SMA atau kuliah, tiap kenal sama orang itu purely friends. Tapi keti ka kamu jadi PR, orang - orang yang kamu kenal di kemudian hari adalah 80% pekerjaan dan 20 % nya kalo ternyata cocok, baru bisa jadi teman. Jadi, mereka pun akan mengenal kamu dengan First Nam (your name) dan Last name (your brand). Contoh : My name is Stella and I work as a PR at "T" Hotel, jadi mereka akan mengingatku sebagai Stella "T" Hotel.

Jadi memang kurang profesional kalau kau membawa dirimu dengan perusahaan tapi kamu sembari menjual produk - produk online shop kamu. Perusahaan kamu harusnya menegur kamu soal ini.

Friday, October 28, 2011

About Public Relations

I launch new label of mine, PR ..
for those interested in knowing deeper about me
*ups! Public Relations I mean ...

here ... here ... right here ....

Thursday, October 27, 2011

Attitude at work.... WORKS!!!!

I’ve been planning to write about this  but have no idea how to convey my ideas into my blog. How to retell what’s actually really useful especially in youth life nowadays.
I was in a meeting with Board of Directors and Owners, in the other night before I was tempted to watch ‘Devil Wears Prada’, let’s say for my third times… So, the meeting became very exciting day like you knew what’s reasoning, maybe it’s my compassion at work or it’s just because the movie I watched. Speaking of which, they saw me as too young for my profession at the same time they were amazed of what I’ve done so far.
It was truly compliment and making me proud. That’s why I keep on questioning myself, If I can why other people can’t? and what’s making it actually?

After the meeting, I went back to office and found my assistant talked to me while yawning and telling me that many of my Bahasa words are not common in translation I did (I think It’s time for me to scream ‘Mother F***er’ what the H**l you said?!). Of course I chose to not listening to him, walking to my desk and then ask him politely ‘ Sebanyak apa Bahasa saya yang salah?’
He answered, ‘Banyak Mbak, artinya kurang pas.. ‘
I replied, ‘Coba tunjukkan saya, nanti saya perbaiki.’
He grabbed his note and showed me only 2 parts in which I forgot to write the word ‘kami’ and ‘nilai’ in that translation.
I directly responded to him, “ saya rasa, kamu yang pemahaman bahasa Indonesia nya kurang, BANYAK means more than two! And for your lesson, It’s not polite talking to others while yawning … it’s not an attitude!”
Soon after he started to remain himself thinking properly without making any stupid actions.

I finally encouraged myself to share what I know so far about how to behave and having good manners at work. Hope this going to be useful and can give illustration about what working life is.


LISTEN
As a new comer at work, you should listen more than talking. While doing it, observe your colleagues’ character.
You don’t need to share your idealism too much or being too “smarty pants” as it is considered as too much!
The more you know about your colleagues you can adjust your attitudes to other smooth and nicely.

THROW YOUR IDEALISM TEMPORARY
If this is not your company, your ideas are considered unused. So, stop being so strong holding your idealism and start to do what your boss wants you to do.
If you think this not suit you then go home and start your own company. I said temporary for at some point you can share your ideas and idealism when the time is right.
No matter they will use your idealism or not, it’s good for having the chance to share.

POLITE
Talk clearly.. when you talk to someone, make sure they hear what you say. You don’t talk for yourself, don’t you?
Don’t talk while yawning. Put your respect first to others. Make excuse for any actions and say thank you after.
Well, you may check guidance of manner for this matter.

LEARN
So many tools you can use at work to learn. The more you study about it, the sooner you catch up with all things at work.
This can be a plus point for you.

PRO-ACTIVE
I’m not good in explaining what definition of PRO-ACTIVE is, but here is the example.
When your boss asks you to  find samples of paper, you’re supposed to be proactively looking more than just samples of paper, but also the price, specification, vendor, and minimum order.
If they want A, give them A+!!!

I guess that’s all from me of my working life and how I learned so much form my Devil wears Christian Loubutin boss…. Then, here I am right now.
And the part from 'Devil wears Prada' movie I love the most is when the designer tells about “ when you’re personal life is messed-up, means you’re ready for promotion!” …
It doesn’t need to be messed-up actually … heheheh…

Bicara Buku? I think I can!

Thank you Tribun Jogja for my brand new publishment after a long year vacum!

Tribun Jogja - Around August 2011

Wednesday, October 5, 2011

Break Resto

What I learned from the Grand Opening of Break Resto and Coffee was :

1.       How I learn about struggle from my Old Friend Santiana who became Masterchef.
2.       Life is about how smart you are, not how much money your parents have.
3.       Being a PR is a gift! Not many possess the ability to be good at it.
4.       I win the bet of business forecast! And I won’t let anybody what we were betting about!! Haks *devil smile*
5.       ….. You, yeah you! The one who interrupt my busy life with another busy project … you OWE me another dinner and date! *eh!





Can money buy everything?

Can! because happiness is priceless and is about state of mind!

Disodorin jadwal survei itu seperti menerima tiket menuju kehidupan mewah gratisan!! Sebagian orang pasti mikir, mau - maunya mengorbankan weekend untuk kerjaan... tapiiiiii... ini pola pikir yang aku anut...
How do you see the glass? half empty? or half full?
I always see thinks in positive way ... jadi, pekerjaan ini kusambut dengan gegap gempita ... kapan lagi dapet gratisan liburan ke tempat - tempat mewah!



at the beukenhoff, enjoy a historical dining

a train station or resort lobby? -losari coffee plantation-


coffee!!!!

amanjiwo



the most expensive tea

high tea at amanjiwo
for most of places I visited, the one that successfully stealling my attention is Sate Klathak langganan Om Djaduk! haks!!!!!!

Pre-Opening

Sudah beberapa kali, sejak empat bulan tinggal di kota ini, dan berkerja dalam proyek pre-opening ini, aku menerima beberapa pertanyaan, dan yang paling sering ditanyakan adalah, "kerjaan pre-opening  itu ngapain? sibuknya kayak apa?" hmmmm....

Menjadi bagian dari sebuah pre-opening sebuah perusahaan itu sama persis kok seperti Ibu hamil. Dengan deadline 9 bulan 10 hari kita harus mempersiapkan kelahiran seorang anak lengkap dengan nama, perlengkapan, aturan keluarga, adat istiadat, masa depan, pendidikan, dan sebut aja sendiri pasti banyak banget perlengkapannya. Nah, sama seperti menyiapkan sebuah perusahaan baru, mulai dari nama yang nantinya menjadi brand, standard, sistem, design, rencana, dan segala sesuatunya. Bisa dibilang sibuk tapi juga bisa dibilang menyenangkan. Itu semua tergantung dari  bagaimana kita melihat segala sesuatu. Untukku, ini semua seperti pengalaman menarik dan baru lengkap dengan kesibukan yang menjauhkan aku dari rasa bosan dan kesepian.



the pre-opening team



Wednesday, August 24, 2011

Stella Vs. Amirta

Sejak aku bekerja, mereka lebih mengenalku sebagai Stella, bukan Amirta.
Hanya keluarga dan teman - teman semasa aku kecil sampai kuliah yang memanggilku Amirta. Karena pekerjaanku menuntut aku untuk menjaga reputasi baik diri dan nama baik perusahaan, maka terkadang aku menganggap Stella is the good part of Amirta.


Sampai - sampai setiap kali telfon sahabatku pasti bertanya, "Ini yang ngomong Stella atau Amirta?" atau kalo pas keluar sifat asliku dia pasti bilang, "ah! ini pasti Amirta!!!" Kemudian aku berpikir, lalu aku sebenernya siapa? Stella atau Amirta?

Ternyata baru akhir - akhir ini aku mendapatkan jawaban. Sempat berpikir aku seharusnya masuk RSJ karena berkepribadian ganda, syukurlah aku tidak senaas itu. Ini adalah soal Emotional Intelligence! Kemampuan kita untuk memahami, bersikap, mengidentifikasi, mengatur emosi, empati, dan inti dari semua ini sudah dirangkum oleh leluhur kita di Jawa... EI is as simple as Tepo Seliro!

Nah, bagaimana aku merumuskan Stella dan Amirta ini adalah ketika aku berprofesi menjadi seorang PR aku bertemu dengan banyak orang, of course in a professional way. Bertemu dengan banyak orang membuat aku memahami bagaimana harus bersikap, semua orang itu punya karakternya sendiri - sendiri, dan itu semua bisa dibaca. Dengan memahami orang lain secara ngga langsung ada interaksi yang baik diantara dua individu yang saling memahami itu.

Treat people differently.... Ketemu banyak orang dimuka bumi ini sama seperti kamu masuk ke kebun binatang. Kamu harus menjadi monyet ketika berbicara dengan monyet, menjadi burung ketika berinteraksi dengan burung, dan lain sebagainya. Setelah ini pasti ada pertanyaan, "berarti kita ngga 'be ourself' donk kalo ketemu orang" ... Jangan salah, menyikapi seseorang itu bukan berarti kita lari dari karakter diri kita kok, kita hanya melepaskan sedikit ego kita untuk memahami orang lain itu. Aku ya tetap Amirta yang dibalut oleh profesionalisme seorang Stella. Aku tetap menjadi diriku sendiri dan aku tau cara bersikap.

Satu contoh kasusnya, I was in a worst broken heart .. padahal pada masa itu aku sudah bekerja dan menjadi PR. Dalam masa sulit itu, bisa aja aku menangis tiba - tiba, sampai - sampai rasanya sulit sekali menutupi masalah pribadi dalam pekerjaanku sehari - hari. Suatu ketika, aku harus bertemu dengan Chief Editor sebuah majalah Fashion terkenal di Indonesia, lengkap dengan Fotografer profesional, Stylish Director, Model, dan Make up artist untuk sebuah Photo Project. Dalam situasi seperti ini, yang aku lakukan adalah.... membayangkan aku duduk di depan kaca, tanpa ekspresi, lalu di sampingku ada dua topeng yang bisa aku pakai... Si Stella dan Si Amirta. Seketika aku tau, apa yang harus aku lakukan. Anyway! project itu berhasil dan namaku tersemat dalam ucapan terima kasih di majalah itu.... :) ---- ngga mungkin juga dong aku menemui mereka dalam keadaan maskara luntur, muka berantakan, mata sembab,bertingkah seperti walking zombie and say ... "Hey, I'm quiet in hell down here... so, please understand!" 

Emotional Intelligence is about your way being NOT of DOING




Thank you for someone who recently telling me this:
" I don't want to see you not confidence in facing life, you are now someone new, and the better you is the one who is firm and confidence.... "

Emotional intelligence (EI) describes the ability, capacity, skill or, in the case of the trait EI model, a self-perceived grand ability to identify, assess, manage and control the emotions of one's self, of others, and of groups.Bradberry, Travis and Greaves, Jean. (2009).