instagram

Pages

Wednesday, June 13, 2012

Pegawai dan Pengusaha


Sebelum nulis ini, aku tidak menyempatkan diri mencari tahu, sudahkah saya menulis mengenai hal ini. Yang jelas, perdebatan menjadi pegawai dan pengusaha sudah sering sekali keluar masuk telinga, hati, dan pikiran. Aku sekarang bekerja bersama seorang pengusaha sukses dan aku juga secara tidak langsung berada dibawah manajemen yang seumur hidupnya belum pernah menjadi pengusaha. Dalam sebuah meeting, aku melihat ada dua hal yang bisa menjadi gambaran pertimbangan untuk semua yang sedang bingung akan menjadi pegawai atau pengusaha.

PLAY SAFE
Jadi pegawai itu sudah pasti setiap tanggal 28 gajian, dengan jumlah yang pasti tidak kurang tidak lebih. Sehari – harinya mungkin target bisa dipermainkan dan korupsi waktu adalah kebebasan kecil yang bisa dinikmati selain jam istirahat. Keputusannya tidak memiliki resiko teramat besar karena kepemilikannya terhadap perusahaan tidak sebesar pemilik perusahaan. Idealismenya hilang, dikarenakan tak lagi semua ide – ide dan pemikiran bisa diaplikasikan secara gamblang karena ada atasan yang menjadi penentu. Ketika dihadapkan masalah, berkelit dan mencari alasan bisa menjadi strategi terakhir yang bisa dijalankan dan kerugian tidak langsung menampar. Yang jelas, aku aman.

PLAY RISK
Sebagai pengusaha, yang mendasar adalah bagaimana usaha yang dimiliki untung dan menutup biaya operasional. Pendapatannya bisa beragam, fluktuatif tergantung bagaimana kinerjanya. Segala ide dan upaya serta keputusannya bisa diaplikasikan dan resiko utama ditanggung oleh si pengusaha. Pegawainya, cukup menjalankan pemerintah dan memberi saran sekenanya. Kepuasan adalah mutlak hukumnya karena, I own, I lead, I manage with determination.

Dalam meeting ini, aku memperhatikan Bapak (pengusaha) bisa dengan sigap membuat keputusan, mengolah saran, dan bertanggung jawab atas segala keputusan dan Ibu (pegawai) dapat berkelit akan sebuah pertimbangan dan memberikan saran semampunya namun gaji bulanan tetap masuk pada rekeningnya. Berapa pendapatan si Ibu vs. si Bapak? Tidak perlu mengecheck rekeningnya kan? Bagaimana kepuasan kerja mereka, coba lihat pencapaiannya selama ini, karena itu relatif. Lalu yang jadi pertanyaan, kemana langkahku akan melaju?

1 comment:

  1. play save and learn more and more and more... untill the day you make great decision for yourself... play save or play risk!...

    you will be at the right time, in the right place and doing the right things!!.... trust me!!

    ReplyDelete