instagram

Pages

Wednesday, March 7, 2012

Bersih Bersih Benci

Setiap pagi, owner secretary menyapaku dengan renungan pagi. Disodorkannya buku renungan itu dan diajarkannya aku berdoa. Terima kasih, itu sungguh bermakna untuk memulai hari kerjaku di Jakarta yang penuh dengan angkara di setiap paginya...

Pagi ini kubaca renungan mengenai pembersihan diri, sedangkan aku tidak melakukan pantangan apapun di Paskah kali ini.

Suatu waktu aku bergulat dengann kenangan dendam, amarah, dan kebencian atas masa laluku. Aku menghindari semua orang yang terlibat akan masa itu... Sosok - sosok yang meninggalkan benci itu. Ketika kini mereka datang kembali menyapaku dan masih mau berteman, aku bersyukur sekaligus berpikir kenapa rasa benci ini tetap ada.

Seringkali aku bersikap ketus dan tidak ramah, karena kupikir... Kalian dulu jahat sekali, meninggalkanku dalam sakit yang luar biasa dan sekarang beramah tamah karena aku sudah baik - baik saja? Oh wait till the universe hurt you back... Demikian dendamku!!

Lho, kok dengki sekali ya hatiku... Kok jahat sekali ya aku... Ibarat hatiku ini seperti kapal pecah... Seperti kamar kos ku yang kutinggalkan berantakan karena aku terlalu lelah untuk beberes. Kuhempaskan tubuhku ke kasur malam ini dan memandang kamar kos ku di jakarta yang berantakan, padahal baru saja dibersihkan oleh jajaran housekeeping siang ini. Aku berujar, dalam lelahku... Akan kubersihkan kamar kos ini dan demi kebersihan hatiku, akan kuhempaskan amarah, dendam, iri, dan benciku pada masa laluku.... Mari berdamai!

Ps: untuk si masa lalu yang dalam suatu pagi memelukku dan berkata "take care... " you are toooo cute to come back.. Hope our talk leads to another talk!!

No comments:

Post a Comment