Seketika aku menciut melihat nama jamu itu
"kenapa?"
"kenapa nama jamu itu harus N***k, pak?"
"lha? kenapa?"
"I hate the name ... "
"apa arti sebuah nama, tapi khasiatnya... nama itu artinya buah Pace, walopun bau, pait, dan menjijikan ... tapi khasiatnya luar biasa. Anggap saja kebencianmu pada nama itu adalah pembelajaran dimana nanti berkhasiat untuk perkembangan pribadimu"
*sambil menyodorkan jamu fatraper, Bapak kembali ke ruangan*
Mulai sekarang aku mengkonsumsi Jamu, dan Bapak yang aku ajak bicara tadi adalah penemu Jamu itu. Bapak seperti tabib di kantor ini, ilmo kedokterannya mengalahkan para lulusan spesialis berbanding dengan Bapak yang lulusan SMP. Jiwa sosialnya juga melebihi lulusan kedokteran yang berpikir profesi itu membuatnya kaya.
Apalah arti sebuah nama, sebuah titel, sebuah jabatan, sebuah gelar, dan apapun yang ada dibelakang nama kita. Tidak peduli nama besar yang kita miliki, memang hati kita yang perlu dibenahi, dibersihkan, dan dikuatkan untuk menghadapi yang tak berhati.
No comments:
Post a Comment