Okelah ngga papa, kalo blog ini followernya hanya satu. Tapi ternyata banyak yang membaca dan bertanya di jalur pribadi. Mbok ya di follow biar blog ini agak keren dikit.
Dari yang pada komentar dan bertanya, sepertinya pertanyaan paling favorit adalah, siapa pasanganku sekarang? Dan kenapa banyak sosok lelaki yang aku gambarkan di blog dirahasiakan identitasnya, sepertinya dekat tapi merupakan beberapa identitas yang berbeda - beda. Saya ini single, tidak terikat dengan komitmen dan tidak sedang jatuh cinta. Beberapa pria itu memang dekat, dan dirahasiakan, karena menyebutnya akan menimbulkan stroke, impotensi, dan gangguan kehamilan heheheheh... *itu rokok ya!?!? Beberapa dari mereka aku anggap sebagai kakak dan aku kagumi perhatian dan nasihatnya. Tapi tetap, aku belum bisa jatuh hati.
Mengumpulkan kepingan hatiku yang pernah hancur berserakan itu rasanya masih sulit. Membagi waktu antara jam kerja yang cukup menyita juga rasanya masih terlalu egois untuk menjalin sebuah komitmen. Dulu ada yang bilang, lebih baik dicintai saja daripada mencintai, karena kami kaum wanita, ada masa expirednya. Wah, sialan sekali temanku yang membuat pemikiran ini. Karena sempat dicoba, tetep aja ngga bisa. Paling ngga, aku juga harus mencintai pasangan hidupku nantinya.
Anyway, semalam aku bermimpi lagi akan sosok yang pernah tinggal lama sekali dihatiku. Mimpi yang selalu buruk dan meninggalkan sakit di pagi hari ketika bangun. Mungkin saja sebagian hatiku masih merindukan dia tapi pikirku membuat suatu logika bahwa kami memang tidak bisa bersama lagi (untuk saat ini). Sebuah kabar mengajakku berpikir bahwa dia baik - baik saja. Jadi, mungkin memang kami lebih baik begini.
Tapi pemilik semesta punya rencana yang tidak oernah bisa aku runtut segala kejadiannya. Hanya sebuah pemikiran, jika suatu saat nanti kami bertemu kembali dalam suatu ruang dan waktu. Mungkin kata pertama yang akan aku ucapkan adalah ... "where have you been old friend?"
No comments:
Post a Comment