Sampai pada hari ini, lagi tenang - tenangnya duduk menikmati makan siang, seseorang menyapa dengan begitu lantangnya " Kaaaakk!!! Senengnya kamu balik ke sini, duuuhhh makin asyik aja... Apa sih obatnya bisa survive dari Broken Heart... Bagiii kak!! I'm so desperate right now?!" Astaga!!! Untung roasted chicken ini ngga tersedak di mulutku... Sambil memaksa tersenyum tulus aku menjawab.. "Time heals, darling"
Coba itu kejadian setahun yang lalu... ketika seseorang bilang "time heals!"... bagiku waktu itu sama aja masuk jawaban paling non-sense dan klise yang pernah ada di bumi pertiwi ini.... hellooowww it's easy too say that, but for me it's like walking into ballroom whit s**t all over me...
Duh! Sial!! Jadi kepikiran deh gara - gara sapaan singkat tadi... Tapi setelah melalui hari - hariku, I can bravely say! Yes, Time Heals!! And it takes patience to be patient.. Because we have no idea for how long time will heal the pain! Yang jelas ada fase - fase berikut ini dalam kePATAHATIAN... <-- is that a term or what?!
- Jatuh Hati -
Ini momen terindah.. Dimana kita siap menjatuhkan hati kita pada seseorang. Namun sering kali kita lupa. Padahal jelas tertulis Jatuh Hati... Artinya, siap hatinya jatuh... Hati yang jatuh pasti akan berakhir sakit dan terluka. Ketika kita berkomitmen untuk berpasangan dengan yang kita cintai, kita harus siap akan dua pilihan.. Terpisah karena maut, karena pihak ketiga, karena prinsip yg berbeda, atau alasan - alasan lain yang memisahkan...
- Terluka -
Sebenernya yang paling berat dalam sebuah hubungan adalah perpisahan, dari yang kemarin dilakukan bersama mulai dari jalan - jalan, ngobrol, makan, tidur *ups!, nangis, ketawa, dan lain sebagainya... Lalu kemudian beradaptasi dalam kesendirian. Trust me that is the hardest part! Ada dua pilihan dalam situasi ini, merangkai kembali hati yang sudah jatuh dan hancur berkeping - keping atau berpikir "it's over, get over it, and let's do some make over".
-Penyembuhan-
Awalnya untukku, aku masih berusaha untuk merangkai kembali serpihan yang hancur itu ... But it hurts myself in a way... Lagipula, serpihan itu sudah tidak mungkin sempurna lagi terangkai. Lalu, aku mencoba berserah, apapun yang terjadi... Terjadilah... Lalu mencoba berdamai dengan hari - hariku, menjalaninya seberat apapun, beradu dengan memori dan rindu yang berputar dikepalaku, sampai akhirnya..... Ada saat aku berpikir.... MOVE ON! melanjutkan langkah lagi itu pasti berat.... tapi, Live in the NOW itu hal yang paling bisa kita lakukan... tapi tenang, memang kita ngga tau kapan ini semua bisa sembuh... bahkan hari ini pun aku masih bangun pagi dengan beberapa memori masa lalu yang susah kulupakan... tapi hari ini ada juga yang bisa aku syukuri... bahwa sakitnya tidak separah dulu.... Ibarat luka, sudah kering, tapi kalo dipegang masih sakit....
-Belajar-
Semua orang pasti pernah mengalaminya kok, jangan kuatir.. setahun ini aku juga bertemu banyak orang dengan berbagai kisah mereka. Dari yang sakit hati, sampe akhirnya kena hepatitis (alias... sakit beneran organ hatinya), ada yang sakit hati karena kehilangan anak satu - satunya, ada yang sakit hati karena suaminya melanggar komitmen (I guess that's my parents' story), ada yang hancur hidupnya karena diperkosa orang yang terobsesi akan dirinya, well... too many stories of others that we can learn from it... but in a way! we should've be thankful of what we get through in this life.... Trust me...
-Saat ini, NOW, Present Time-
Duduk diam dan pikirkan apa yang bisa kamu lakukan hari ini, tersenyumlah bagi orang - orang yang kamu cintai, selaraskan langkahmu... sibukkan harimu.... aku yakin suatu hari nanti ada saatnya kamu akan bilang
" Hey, I don't feel the hurt anymore! "
Do not ever think that you suffer from the most painful moment in this life if you can still walk and smile at others
- my lil brother -
amazing banget dengan pemikiranmu ini... rasanya bukan gadis kecilku yang manja.. you're growing up.. honey... I love you...
ReplyDeleteHehehe.... Love ya too simbok! Bisou..bisou... Bis ini beliin Picanto yak!!
ReplyDelete