instagram

Pages

Saturday, August 6, 2011

Somebody to Guard called Bodyguard

Beberapa tahun yang lalu, aku bertemu dengan Om Ben, salah seorang relasi Mama Papa yang sudah seperti saudara sendiri. Beliau datang dengan bodyguardnya. Untuk sekelas jabatannya, Om Ben memang difasilitasi dengan seorang bodyguard yang akan mendampingi dirinya kemanapun dia pergi. Beberapa kali Om Ben juga memfasilitasi aku dengan bodyguardnya, dari mulai mendapatkan tiket Garuda Executive Class, dibantu menuju ke Indonesian Embassy di Washington DC, didampingi untuk mengurus beberapa hal VIP access mulai dari imigrasi dan yang berurusan dengan main belakang. Siapakah Om Ben? It's a secret I never tell.

Waktu itu aku berpikir, enaknya jadi Om Ben, hidupnya aman dengan bodyguard yang mendampinginnya. Segala urusan menjadi gampang atas kuasanya. Lalu aku berpikir, mungkinkah seorang aku memiliki bodyguard? sosok yang dibayar untuk memberikan rasa aman bak sebuah asuransi. Mengingat aku sekarang, dengan karirku saat ini, apakah kebutuhan seorang bodyguard itu aku butuhkan? Toh, aku juga single fighter di kota ini, hiburanku hanya teman dan rekanan kerja. Dalam kerjaku sepenuhnya aku sendiri.

Aku mulai mengkhayalkan, bagaimana kalau aku memiliki kehidupan VIP dengan bodyguard dengan segala kenyamanan yang bisa aku dapatkan. Sepertinya menarik.

Suatu pagi, karena keteledoranku dan kurangnya wawasanku, berurusanlah aku dengan polisi. SIM dan STNK ku disita, dan aku memilih untuk minggat karena aku tidak punya waktu lagi untuk mengurus hal tetek bengek itu, apalagi berurusan dengan polisi di Indonesia pada bulan Ramadhan. What a perfect combination for me to better escape! Suatu tindakan pasti ada akibatnya, alhasil aku juga tidak tau lagi bagaimana menyelamatkan SIM dan STNK ku itu.

Memilih untuk menelepon Papa, meminta solusi, dan diberikannyalah aku sebuah kontak "hubungi Pak Pethe, dia yang bantu... " Siapa pula Pak Pethe ini? akhirnya, aku menghubungi beliau dan barulah aku tau siapa dia. Dalam suaranya yang meyakinkan, dia berhasil memberikan aku kenyamanan, "beri saya rincian dokumen dan kejadiannya, saya yang akan urus semua dan antar SIM serta STNK mbak di kantor!" .... Owh! what a life! enaknya hidup begini.

Setelah bertemu langsung dengan beliau, beginilah relasi kami terjalin:

Pak Pethe : "Mbak, besok lagi kalo ketangkep... kasih aja SIMnya. STNK nya jangan! Langsung telpon   Om, nanti semua urusannya beres.. "

Aku : (lengkap dengan wajah ceria memandangi STNK dan SIMku yang sudah di tangan) beres Om! kalo bisa sih, ngga pake ketangkep lagi.

Pak Pethe : "tenang Mbak! kan ada Om.... pokoknya kalo ada apa - apa di Jogja, di jahatin orang, urusan sulit sama orang, atau ada masalah... nanti Om yang bantu. Saya udah tau keluarga Mbak, semua urusannya gampang.

Aku : Wah! Terima kasih banyak Om! nanti kalau ada apa - apa saya pasti hubungi Om.

Baru saja, aku seperti diberikan sebuah transaksi kenyamanan yang sangat berguna untuk hari - hariku selanjutnya. Terkadang, memang ada hal - hal permasalahan di tempat aku tinggal dan bekerja ini yang membutuhkan sosok seperti Om Pethe ini. Seseorang kepercayaan yang dibayar untuk memberi rasa aman dan nyaman. Lalu aku tinggal bekerja lebih keras lagi untuk bisa membeli rasa aman dan nyaman itu. hihihihihi.....

Om Pethe, I dedicate you an award as "the best secret service agent" in my current life!! :)

Thursday, August 4, 2011

Quotation of the day : Job

Choose a Job you LOVE
and you'll never have to work a day in your life
-Confucius-

Wednesday, August 3, 2011

Tentrem

It's not the building that freezed me, but the poem


tentrem
(tetenger trenyuh ayem)

Cendek dhuwur iku ukuraning manungsa
ayu bagus mung winatri ing kasat mata

apik ala lelakon kaukur jeroning pikiran lan rasa
adhem ayem tentrem dumunung sapraja

anggone kekancan kalihan para dewa
katampi sumeleh salebeting suwarga

Ngayogyakarta
15 Maret 2000

Koh Hwat



a note after an inspection in between dust and building material,
I was amazed overlooking a success journey.

Monday, August 1, 2011

Redemption Song

After a long post for 1,5 month, I gained my confidence and my spirit to gaining something of possession of something in exchange of my learning process. Thank you to my best friends, my brothers, my sisters, and my parents for their continuous support..... Before I went to my first day working this morning, here is the best soundtrack to keep on moving on and chin up!! 


"Redemption Song"

Oh pirates, yes they rob I
Sold I to the merchant ships
Minutes after they took I
From the bottomless pit 

But my aim was made strong
By the hands of the almighty
We fought in this generation
Triumphantly 

Won't you help to sing
These songs of freedom
'Cause all I ever had
Redemption song
Redemption song 

Emancipate yourselves from mental slavery
None but ourselves can free our minds
Have no fear for atomic energy
'Cause none of them can stop the time 

How long shall we kill our prophets
While we stand aside and look
Some say it's just a part of it
We've got to fulfill the book 

Won't you help to sing
These songs of freedom
It's all I ever had
Redemption song
Redemption song
Redemption song 

Emancipate yourselves from mental slavery
None but ourselves can free our minds
Have no fear for atomic energy
'Cause none of them can stop the time 

How long must we kill our prophets
While we stand aside and look
Some say it's just a part of it
They've got to fulfill the book 

I wanna say
Won't you help to sing
These songs of freedom
'Cause all I ever had
Redemption song 

All I ever had
Redemption song
'Cause all I ever had
Redemption song 

These songs of freedom
Redemption song
Redemption song
Redemption song 

Redemption song
Redemption song
Redemption song


Both Bob Marley and Rihana got their best expression to sing this song!!!